Akibat Telat Ganti Oli Motor

Motor sudah sepantasnya mendapatkan perawatan yang rutin dan serius. Ibarat seorang manusia, motor matik juga butuh perawatan agar kinerjanya berjalan sempurna. Perawatan rutin dan serius memastikan kinerja mesin akan lancar dan maksimal apabila kualitas oli mesin masih dalam kondisi baik.

Performa mesin yang mantap sudah pasti bikin aktivitas kamu berjalan lancar. Namun, coba diingat-ingat walaupun kegiatan ganti oli terdengar mudah, kalau mau jujur seringkali kita lalai melaksanakannya. Terlambat mengganti oli, akibatnya akan sangat berbahaya terhadap performa mesin. Karena fungsi dari oli mesin adalah sebagai pelumas mesin untuk mengurangi gesekan antar komponen dan sebagai pendingin mesin. Dengan adanya oli kendaraan akan nyaman dan aman saat digunakan.

Berikut ini merupakan beberapa akibat telat ganti oli:

  • Ongkos Perawatan Jadi Mahal
    Menunda-nunda ganti oli sama artinya kamu harus mengeluarkan ongkos lebih banyak. Pasalnya, gesekan komponen di dalam tanpa pelumas yang baik berpotensi mengundang kerusakan lebih parah di bagian seker, bantalan poros engkol, dinding silinder, dan lain sebagainya. Kalau sudah begitu, ongkos yang harus kamu keluarkan untuk biaya perbaikan akan membengkak. Ingat, penyesalan selalu datang belakangan.
  • Mesin Menjadi Kasar
    Saat oli telat diganti, biasanya tanda yang jelas terlihat adalah mesin terasa lebih kasar dari biasanya. Kalau oli masih bagus dan volume-nya masih belum berkurang, kondisi mesin akan enak diajak jalan dan suaranya halus. Getaran keras pada mesin ini karena volume oli mesin yang sudah jauh berkurang atau bahkan habis.
  • Overheating
    Salah satu fungsi oli pada mesin adalah sebagai pendingin mesin. Ketika kondisi oli sudah dalam keadaan jelek dan volume-nya berkurang karena telat diganti, maka oli tidak dapat mendinginkan mesin dengan sempurna, proses pendinginan mesin jadi semakin lambat. Dengan kondisi tersebut mesin akan menjadi panas. Apabila dibiarkan seperti ini maka lama kelamaan komponen mesin menjadi rusak. Salah satu contoh kerusakan yang terjadi adalah headsilinder akan melengkung dan jika sudah begini kepala silinder harus diganti.
  • Boros BBM
    Jika kita terlambat mengganti oli, salah satu resiko-nya adalah konsumsi bahan bakar menjadi sangat boros. Alasannya karena ketika mesin menyala maka akan terjadi gesekan antar komponen mesin. Ketika oli mesin lama tidak diganti, maka gesekan antar komponen mesin tersebut akan makin kasar dan keras. Akibatnya, tarikan mesin jadi lebih berat dan kondisi ini membutuhkan lebih banyak konsumsi bahan bakar, makanya jadi lebih boros bbm.
  • Kurang Nyaman Saat Dibawa Jarak Jauh
    Saat oli telat diganti, jelas sekali terasa getaran kasar pada mesin berbeda sekali dengan sensasi seusai ganti pelumas. Getaran keras terus-menerus tentu menimbulkan rasa tidak nyaman sekaligus kekhawatiran kerusakan mesin lebih parah ketika dikendarai, apalagi jika dipakai untuk menempuh jarak yang jauh.
  • Usia Mesin Menjadi Pendek
    Apabila oli mesin secara rutin diganti maka usia pakai mesin akan jauh lebih lama dibandingkan dengan mesin yang oli-nya tidak pernah diganti atau sering terlambat diganti. Karena usia pakai mesin ini sangat erat kaitannya dengan kondisi oli.
  • Rusaknya Komponen Mesin
    Pada mesin motor akan terjadi kerusakan komponen yang menyebabkan harus dilakukannya penggantian komponen dengan yang baru, tentu ini akan memakan biaya yang lumayan. Misalnya saja, terjadi kerusakan pada seker. Contoh kerusakan : biasanya banyak terjadi pada bantalan dinding silinder, poros engkol dan sebagainya.
  • Harus Turun Mesin
    Resiko terakhir  yang harus ditebus ketika sering telat mengganti oli adalah turun mesin. Kalau sudah terlalu sering terjadi masalah pada mesin, maka kerusakan  akan menjalar ke komponen-komponen mesin lainnya. Dan untuk memulihkan mesin menjadi sehat dan bagus, maka diperlukan adanya penggantian komponen dengan yang baru. Satu-satunya cara yang bisa ditempuh adalah dengan turun mesin. Proses ini akan memakan biaya yang cukup besar dan pengerjaannya menghabiskan waktu lama. Jika mesin kendaraan Anda tidak ingin seperti ini, maka sebaiknya Anda harus memperhatikan kondisi oli mesin kendaraan Anda secara berkala.
  • Nilai Jual Motor Terjun Bebas
    Kok bisa? jelas, usia pakai mesin erat kaitannya dengan kondisi oli. Kalau pemiliknya rutin ganti oli bisa dipastikan usia pakai mesin akan jauh lebih lama dibandingkan mesin yang olinya tidak pernah diganti atau sering terlambat diganti. Dari sudut pandang pembeli tentu bisa menilai harga kendaraan dari kualitas tarikan mesinnya. Bila dianggap tarikan mesin kurang baik tentu kamu akan sulit dalam posisi tawar tinggi.

Sayangilah kendaraan anda. Jangan hanya memakai saja tanpa pernah mau merawat. Service ringan cukuplah cepat dan tidak keluar banyak biaya dan ganti oli masuk dalam kategori service rutin dan ringan. Sekian dari kami. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *