Cara Merawat Mobil Bagi Pemula

Bagi seseorang yang baru memiliki mobil baru pastilah sangat senang. Di samping rasa senang itu juga serta merta merasakan bagaimana merawat mobil tanpa harus ke bengkel. Minimal kita bisa mengatasi kerusakan ringan yang mungkin saja terjadi pada mobil anda. Misal, komponen apa saja yang harus diperhatikan secara rutin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Perawatan mobil secara berkala atau rutin mampu meminimalisir kerusakan, memperpanjang umur mobil, mencegah kerusakan yang lebih besar dan pastinya menghemat biaya perawatan mobil. Contoh sederhananya, tekanan angin pada ban mobil yang tepat mampu membuat umur ban mobil lebih lama, kaki-kaki mobil lebih awet, handling lebih awet, akselerasi makin oke dan daya cengkram ban lebih baik. Sebaliknya jika tekanan angin pada ban kurang baik dapat menyebabkan ban mudah habis, kaki-kaki mobil cepat aus, dan kerja mesin menjadi lebih berat.

Berikut ini adalah komponen-komponen mobil yang perlu Anda rawat secara rutin:

  1. Perawatan Aki Mobil
    Merawat aki mobil paling tidak ada 3 hal yang harus diperhatikan antara lain:- Ketinggian air aki : pastikan air aki berada pada level yang seharusnya diatas garis terendah dan dibawah garis tertinggi (tanda garis),    jangan sampai kekurangan air dan jika kekurangan tambah volume air aki sampai level yang dianjurkan, gunakan air murni (suling)    atau air aki.
    – Tegangan aki : pastikan tegangan aki adalah 12 volt, cara cek adalah dengan voltmeter.
    – Kebersihan kutub-kutub : kutub-kutup baik negatif maupun pisitif pada aki sering kotor akibat reaksi kimia, selalu bersihkan jika            terlihat kotor agar arus listrik yang disalurkan oleh aki tidak tersendat (berkualitas baik).
  2. Perawatan Oli
    Oli mobil memiliki batas penggunaan tertentu, tiap berapa kilometer oli harus diganti. Secara umum oli mesin bisa bertahan sampai 5 ribu sampai 10 ribu kilometer tergantung rute yang dilalui, jika oli terlalu lama tidak diganti maka kotoran-kotoran yang terlarut dalam oli semakin banyak dan tidak ideal dalam melumasi mesin, selain itu jumlah oli juga harus selalu di cek agar mesin tidak kekurangan oli.
    Indikasi oli mobil harus diganti:
    – Kilometer menunjukkan antara 5000 sampai 10000
    – Kita bisa cek dengan mencabut stick oli, pastikan volume oli sesuai dengan yang dianjurkan pada level yang dianjurkan stick
    – Coba teteskan oli pada jari, lalu rasakan apakah oli masih bersih atau sudah ada serpihan-serpihan logam halus. jika terasa ada sedikit serpihan logam maka oli sudah seharusnya diganti
  3. Merawat Air Radiator
    Hal ini yang terkadang kurang mendapat perhatian, padahal menjadi faktor utama. Radiator cukup penting fungsinya yakni sebagai pendingin mesin mobil, kuantitas (jumlah) air pada radiator menentukan seberapa bagus radiator bisa mendinginkan mesin selain tentunya putaran kipas yang bagus, air radiator yang kurang dapat menyebabkan pendinginan kurang bagus dan mesin menjadi cepat panas serta kinerja mesin menjadi berkurang (bahkan tiba-tiba mogok akibat overheat). Sebelum perjalanan jauh cek apakah air berkurang, jika iya maka tambahkan sampai penuh.
    Pastikan air yang digunakan untuk radiator merupakan air bersih agar tahan lama, apabila diisi dengan air kotor maka akan mudah terjadi kerak dan harus segera di bersihkan.
  4. Merawat Ban
    Perawatan ban mobil sebenarnya cukup mudah yakni dengan menjaga tekanan angin ban dan setelan kaki-kaki mobil yang tepat, ban yang terawat dengan baik bisa memperpanjang umur ban itu sendiri dan ban yang tidak dirawat akan mudah getas dan tidak bisa dipakai. Berikut poin penting yang harus diperhatikan dalam menjaga performa ban:
    – Jangan mengemudi dengan beban total melebihi kemampuan ban, pada setiap ban tertera batas kemampuan membawa beban, hitung beban total mobil dan bagi dengan 4 (empat ban) lalu lihat apakah lebih besar dari kemampuan membawa beban ban mobil. membawa beban/ penumpang/ barang yang melampaui berat yang dianjurkan beresiko ban meledak/ handling menjadi sangat sulit.
    – Mengemudi pada batas kecepatan yang bisa dilakukan oleh ban, pada ban juga tertera batas kecepatan yang bisa dilakukan oleh ban, melebihi batas kecepatan yang dianjurkan dapat menyebabkan hal yang fatal.
  5. Merawat Lampu-lampu
    Lampu berfungsi sebagai penerangan dan alat komunikasi dengan pengemudi lain, cek semua lampu mulai dari headlamp, lampu sein sampai lampu rem. Memakai bohlam yang berkualitas bisa menjadikan lampu mobil lebih baik dan lebih awet, akan tetapi jangan gunakan lampu dengan yang diluar yang direkomendasikan mobil misalnya memakai lampu halogen yang banyak menyerap listrik karena akan membuat aki cepat sekali tekor.
  6. Merawat Wiper Mobil
    Selalu ganti karet wiper jika musim penghujan tiba karena biasanya umur karet wiper adalah 6 bulan, tiap 6 bulan sekali ganti karet wiper mobil (paskan waktunya dengan datangnya musim hujan). Karet wiper yang lama tidak diganti akan kehilangan elastisitasnya dan kemungkinan membaret kaca mobil cukup besar jika dipaksakan (biasanya membekas pada kaca mobil), selain mengganti karet wiper secara rutin periksa juga kondisi semprotan (nozel) washer (air yang menyemprot untuk membasahi kaca sebelum wiper mobil di operasionalkan. Cek kualitas air washer dan jika kotor ganti dengan yang bersih, jika ada sumbatan pada lubang semprot (nozel) maka keluarkan kotoran yang menyumbat lubang nozel dengan batang korek api/ tusuk gigi, jika musim hujan tiba maka peran wiper dan washer ini sangat urgen terutama untuk menyeka cipratan-cipratan air dari mobil lain.
  7. Merawat Cat Mobil
    Hindari memarkir mobil pada tempat yang panas (sinar matahari langsung) karena semakin sering mobil terpapar sinar matahari maka semakin mudah kusam cat mobil, parkir mobil ditempat yang teduh dirumah (buatkan atap untuk peneduh mobil).

Terima sudah mengunjungi blog kami. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *